Friday, February 10, 2012

21 bukan 12

Edit Posted by with 5 comments
From 9 Februari 1991 until 9 Februari 2012...
Angka dua satu BUKAN satu dua. Jelas beda, beda jelas jauh sekali. Dan semoga saya bisa benar-benar berbeda dari sebelumnya, dari yang belum baik menjadi baik, dari yang baik menjadi lebih baik.


Saatnya menyusun skala prioritas dalam mengerjakan urusan yang bertumpuk-tumpuk. Benar-benar kepala ini terkadang memang rasanya ingin dilepas :D. Dari tahun 20 sampai 21 ini saya alami begitu banyak kejadian dan peristiwa yang mendewasakan diri. Sangat banyak derai tawa, air mata yang tertumpah, beuh.. yang pasti tidak akan terlupakan [dasar cengeng, huwek..huwek..].

Alloh menunjukkan kasih sayangNya dengan memberikan amanah yang cukup banyak ini untuk menjaga saya. Tapi di kala lemah saya rasakan ini adalah ujian. Banyak yang mengucap terimakasih kepada saya, dan saya yakin banyak dari mereka yang sudah sering saya sakiti, terutama orang-orang di dekat saya.

Benar-benar luar biasa hari-hari yang dilalui, semuanya campur aduk. Saatnya menjadi lebih dewasa lagi, tapi bukan tua :P. Yang ada kenapa setiap tempat yang dibahas ini? "nikah" haduh.. serasa pura-pura mati aja :D.
Ga di lingkaran, Sang Murabbi juga ketika mendiskusikan suatu materi pasti ada sangkut pautnya dengan hal ini, diskusi dengan orang, bahkan ibu saya setiap ada kesempatan ngobrol bareng, yang ada mengarah ke situ (glek..). Hmm, kayaknya memang sudah pantes, iyalah pantes sih pantes secara... usia sudah mencukupi standar perempuan siap nikah (hoho.. nikah muda). Tak jarang, tanpa sadar pula saya juga sering membahas hal ini (haha... ngaku). Anyway, bagi saya sah-sah saja dan ngga ada masalah membahas hal ini, toh ini juga untuk masa depan. Terkadang yang agak mengganjal ketika membahas hal ini di hadapan teman2 di kampus kenapa ya, sepertinya di mata mereka hal ini adalah hal yang tabu. Hmm, mungkin memang jalan pikirnya sudah berbeda, teman2 yang di luar sudah banyak yang berkeluarga juga :), jadi kebawa pemikiran masa depan.

Yang saya alami juga...
Percobaan dilakukan dengan dalih mencoba supaya bisa merasakan bagaimana sulitnya orang tua mencari rezeki. Padahal niatnya juga supaya ada tambahan bekal uang saku, hehe..masa kuliah malah dikurangi jatah uang sakunya sama ortu (ya, iyalah dulu pas sekolah uang saku lebih banyak karena dipake buat transport kendaraan umum, haha.. lha sekarang motoran kalau kuliah, bensin juga gratis ya terang kalau uang sakunya cuma cukup bahkan mepet, heheh..). Kalau di gantungan kunci motor saya (dari Joger oleh-oleh teman dari Bali) begini tulisannya "Uang memang mudah dibuang, tapi sulit didapat", si saya ini melakukan percobaan demi percobaan (seperti kelinci percobaan aja) dengan mengambil kuliah tambahan yaitu ngelesi, satu sampai dua tempat sana-sini privat ke rumah-rumah, pernah coba ikut bimbel juga (tapi rugi ternyata :D) akhirnya jualan nama sendiri tanpa harus nebeng bimbel, untung juga gue ambil sendiri (hahaha).

Ga segitunya juga kali bu..itung-itung membagi ilmu yang saya punya sambil belajar jadi guru, melatih kesabaran n alhamdulillah banyak yang saya dapat mempelajari karakter banyak anak (anak orang lho ya). Percobaan lain dilakukan dengan bantu jualan jilbab dagangannya teman, subhanalloh.. berdagang ternyata juga harus sabar n pintar marketing, banyak hal juga yang bisa saya dapat di sini. Terakhir setelah berdagang coba dilakukan dan akhirnya menyerah untuk waktu yang tidak lama, beralih ke jualan pulsa elektrik (hahaha). Alhamdulillah, sampai sekarang masih bisa melakukan dua hal yaitu masih (dipercaya) ngelesi n jualan pulsa, ya.. sedikit-sedikit lah yang penting ada usaha untuk belajar sebagai bekal hidup kelak di masa depan (wuih.. sok bijak gini yak? :D). Insya Alloh..


Well, mau dibawa ke mana angka 21 ini?
1. Tawazun
Tawazun or balance. Seimbang kalo bahasa Java-nya. Lebih diperbaiki keseimbangan antara keluarga, amanah di luar dan paling penting juga adalah Tugas Akhir, fighting! Ingat keluarga juga, jangan terlalu egois sama agenda di luar donk! Keluarga juga butuh kewajibanmu sebagai anak.

2. Lebih sehat
Harus bisa berubah juga untuk masalah qowiyul jism, rajin olahraga donk! fitnes gitu kek, check up-check up.. udah hidup selama ini belum pernah sama sekali je :D. Kalau sudah kelelahan sudah ga bisa ngapa2in, makanya tubuh juga perlu diperhatikan.

3. Open Minded
Lebih terbuka lagi ya bu.. masa pencarian sahabat lagi ini, setelah berpisah dengan sahabat lama, sulit untuk terbuka tentang masalah -masalah pribadi nie :D

4. Let's go Fat
Program penggemukan badan,heheh.. biasanya yang ada kan program diet badan, yah paling tidak nambah 3 kg lah. Lha mau gimana lagi kalau sudah dari sananya kurus ya tetep aja kurus. Kalau usaha, insyaAlloh juga bisa, masa' sudah hidup duapuluhsatu tahun belum pernah yang namanya donor darah karena BB tidak memenuhi.

5. Realistis donk!
Jangan hanya konsep-konsep, ngatur jadwal sana-sini, sampai di dinding kamar penuh tulisan. Yah... just tulisan imay! Mana konkrit-nya? Mulut, tangan, hati harus sesuai juga dengan real perbuatan donk :D Pengaturan waktu harus lebih baik.

6. Ikhlas
Benar-benar sulit mencapai satu kata ini, tapi kapan bisa meraihnya kalo ga dicoba? Bedakan antara niat dan azzam. Azzam hanyalah tekad dalam hati, tapi niat harus disertai dengan perbuatan! Ingat hadits Arba'in ke-1. Setiap pake jilbab selalu niatkanlah (ini yang sering kelupaan, selama ini hanya memakai saja, ga banget deh :D). Ikhlas, kosongkan semuanya kecuali untuk Alloh SWT, bukan yang lain! Ikhlas dengan setiap yang telah dilakukan orang lain terhadap kita, maafkan mereka yang sudah menyakitimu.

7. Target Ruhi
Ditingkatkan targetannya, jangan hanya stagnan :D. Harus ada peningkatan.

Yeah... bismillah
Ke mana lagi selain pegangan ucapan ini selain kepadaMu Ya Rabb. Hamba berharap Engkau menjaga keistiqomahan hamba dalam menjalani semua ini. Dan untuk semua hal yang saya alami selama ini, kata amazing yang bisa terucap. Banyak hal yang telah mendewasakan saya dan menambah semua pengalaman yang tidak mungkin terlupakan. Aku yakin Engkau selalu setia mendampingi hamba dalam keadaan apapun.

so Sweet...

Edit Posted by with No comments

Sms itu adalah sms ucapan ketika kemarin hari milad saya :)


Pukul 00:18 WIB
-Dari mb.Putri-
"Satu motivasi, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka 'karena dan/ atau untuk' Allah. Met milad dek..

Moga slalu dlm keridhaan Allah.

Pukul 04:43 WIB
-Dari mb.Anggun-
"Dik emy selamat ulangtahun tambah baik2nya  saja Tetap istiqomah ya ^.^"

Pukul 06:33 WIB
-Dari dik Cindra-
"Kadang kita tidak pernah merasa ketika 'dia' berangsur-angsur meninggalkan kita, dan menyisakan banyak kenangan indah hingga kenangan akan segala kekurangan kita. Yang kita tahu 'dia' takkan kembali dan hanya orang yang mengambil pelajaran yang menemukan makna atas kehadirannya. Ya Allah jadikan saudara, sahabat, temanku ini menjadi orang yang mampu menjadikan tiap umurnya adalah nafas-nafas berjuang di jalanMu. Berkahi dia, selamat bermuhasabah dipenambahan usia. Semoga hidup semakin hidup... Sugeng ambal warsa Mba Imay, Wish U be better than before... Fighting..."
    *)Subhanalloh... sampai berlayar-layar :D, so sweet banget dah pokoknya...

Pukul 11:24 WIB
-Dari Pak Dosen Pengelola a.k.a Mas Avies-
"Imay Ulang Tahun to hari ini? Met Milad yaa.. :) Smoga diberikan umur yang berkah & bermanfaat. Sukses dunia akhirat"
    *)Hadeh, baru nyadar ni mas Avies, gara-gara black forest, heheh...

Pukul 21:54 WIB
-Dari Risa-
"Baca sampai bawah ya Imay.. :) Allah slalu punya hadiah utk kita. Sebuah cahaya di kegelapan, sebuah rencana utk setiap hari esok, sebuah jalan keluar utk semua permasalahan, sebuah kebahagiaan utk setiap kesedihan dan sebuah kedewasaan utk setiap ujian yg datang. akupun punya hadiah utk mu, sbuah do'a yg kupanjatkan krn Allah.. Semoga kebahagiaan, kemudahan, kesehatan dan keselamatan selalu menyertai hidupmu.. Met berkurang jatah umurnya sistaa.. :)"
    *)Subhanalloh mulia sekali do'anya :)

Dan pastinya sederetan ucapan yang tertera di Facebook dari teman-teman :)
Terimakasih untuk segalanya :)
Saya tidak bisa membalas apa-apa, hanya Alloh yang bisa membalas ini.
Semoga setiap do'a diijabahi-Nya, aamiin :)

Sebenarnya dari siapa?

Edit Posted by with 1 comment
Dear Greeny,
[Posting telat :D]

To the point, kemarin pulang dari kampus dapet sms dari sahabat lama yang baru di rumahnya liburan sepuluh hari dari Gontor. Belum sempat naruh barang-barang di kamar :D. Rasanya kangeen banget lama ga jumpa. Karena dia ga ada motor buat silaturahmi ke rumah ya jadinya saya yang tancap gas ke rumahnya. Karena dia juga besok sudah harus balik lagi ke Ngawi. Sesampainya di sana cerita-cerita banyak, tapi karena waktu sudah malam setelah maghrib kuputuskan pulang ke rumah.

Dan sampai di rumah masuk kamar lepas jaket, tanpa sengaja mata langsung melihat bungkusan paketan warna putih. Hmm, dan tahukah anda pemirsa apakah barang itu? Ini dia potonya [maaf ya gambarnya kurang jelas, lha malam2 kog :D]
let's cekot-cekot eh, cekidot



ini tulisannya
"Pengirim:
Norma Keisya Avicenna d/a Banaran RT.02/ X Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah 57615"

Nah lho, dari penulis Aisya Avicenna nie, ga nyangka banget, alumni salah satu jurusan di fakultas yang sama denganku {matematika, hmm tahun berapa ya? :D} ini ngirim paketan sama orang yang belum dikenal. Sumpah, gua belum pernah kenalan sama ukhty ini, cuma bisa melihat beliau dari jauh, karena punya kembaran juga di jurusan biologi :D. Ga percaya banget deh, pasti ada orang lain yang pesan ke mbaknya untuk dikirim ke saya :D.

Karena ada tujuan ngirim ke siapa ni..



kalo ga jelas ini bacaannya [identitas gua nie, lengkap pula, hemm]
"Kepada : Emy Asriyah d/a [sensor]" biar ga ketahuan alamat asli orang tua saya, hahaha...

Ni jelas-jelas ada orang yang kenal gua banget, trus mintol [minta tolong] mb. Norma untuk mengirimkan ni barang [eh, kenapa ngomongan saya ini lebay kaya' andre di OVJ yak ? :D]

Dan..eng-ing-eng..
Isinya, subhanalloh, amaaazink..
Keren beuh, hasil karya beliau asli, sumpah ga nyangka dapet kiriman dari penulis langsung baru pertama kali ini. Dulu pernah dapet buku ada salah satu tulisan dari beliau juga di dalamnya "Surat Cinta Untuk Murabbi" ada tanda tangan salah satu penulis yang lain "Adrian Fetriskha" gila.. gratis dapet dari Sumatra BArat [ya iyaalah, kan dapet dari mbak Putri, hoho.. dia yang ngasih buku ini].

ni dia bukunya, cantik kan?
*) tampak depan


*) tampak belakang


eh ada bonusnya juga (kalender, leaflet, kartu nama penulis :))


Alhamdulillah dah mungkin emang rezeki di hari milad-ku ini, meski kondisi rumah sedang kurang memungkinkan, tapi setidaknya saya bisa tersenyum bahagia masih ada orang yang perhatian, tahu banget saya suka baca buku-buku motivasi yang menginspirasi [hmm, di pikiran ini ada beberapa nama orang dekat saya, yang mungkin membuat kejutan ini, tapi siapakah dia? saya yakin suatu saat akan ketahuan, let's jadi detektif lagi :D]
Nambah satu koleksi lagi ni bukunya, paling tidak sebagai ganti kemarin cari target buku di pameran buku ga ketemu, hehe...
Alhamdulillah...